Jakarta Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat melalui berbagai kebijakan yang adaptif dan terukur. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, kesempatan kerja terus berkembang, serta kesejahteraan masyarakat meningkat di tengah dinamika ekonomi global.
Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih sangat baik dan didukung oleh berbagai indikator makroekonomi yang solid. Pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga, tingkat utang pemerintah yang terkendali, cadangan devisa yang memadai, serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjadi bukti kuat bahwa perekonomian nasional memiliki daya tahan yang tinggi.
Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Pemerintah dan otoritas ekonomi telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam menjaga stabilitas sekaligus memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan secara produktif, ujar Fakhrul.
Menurutnya, berbagai langkah strategis yang ditempuh pemerintah dan Bank Indonesia mencerminkan kesiapan negara dalam menjaga momentum pertumbuhan. Kebijakan fiskal yang disiplin dan pengelolaan anggaran yang efektif menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
Fakhrul juga menilai sinergi yang kuat antara pemerintah dan Bank Indonesia telah menjadi modal utama dalam menjaga kepercayaan pasar. Koordinasi kebijakan yang berjalan baik mampu menciptakan stabilitas ekonomi yang kondusif bagi dunia usaha, investasi, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Kolaborasi pemerintah dan Bank Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kapasitas kebijakan yang kuat untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, katanya.
Di sisi lain, peningkatan investasi dan penguatan sektor-sektor produktif terus menjadi fokus pemerintah untuk memperluas peluang ekonomi masyarakat. Berbagai program pembangunan, hilirisasi industri, penguatan sektor riil, serta percepatan belanja pemerintah diyakini mampu mendorong aktivitas ekonomi yang semakin dinamis dan berdaya saing.
Fakhrul menambahkan bahwa Indonesia juga memiliki peluang besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui peningkatan produktivitas domestik dan pengembangan industri bernilai tambah. Dengan dukungan sumber daya yang melimpah serta pasar domestik yang kuat, Indonesia dinilai berada pada posisi yang sangat baik untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi.
Optimisme harus terus dijaga. Dengan kebijakan yang tepat, kerja sama seluruh pemangku kepentingan, serta kepercayaan masyarakat yang kuat, Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama di kawasan, tutup Fakhrul.






